Karena Membuka Kasus Proyekdi Dinas PUPR Kab Bogor : Ketua IPJI Kota Bogor Diancam Akan Dibunuh Oleh Penelepon Gelap Lewat HP

 

Karena Membuka Kasus Proyekdi Dinas PUPR Kab Bogor : Ketua IPJI Kota Bogor Diancam Akan Dibunuh Oleh Penelepon Gelap Lewat HP


Karena Membuka Kasus Proyekdi Dinas PUPR Kab Bogor :
Ketua IPJI Kota Bogor Diancam Akan Dibunuh Oleh Penelepon Gelap Lewat HP
Cibinong, SI
 Saat ini sedang ramai diperbincangkan LSM dan Wartawan di Kabupaten Bogor awak, hal itu terkait dengan adanya ancaman  melalui telepon  (HP) terhadap  Maruli Siahaan yakni  ketua Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) kota Bogor.
Salah seorang wartawan F Notoyud  memberikan komentarnya,  F.notoyudo, mengatakan saudara Maruli Siahaan itu harus cepat melaporkan tindakan adanya ancaman tersebut  kepada pihak Kepolisian. Sebab yang namanya ancaman  hal  itu  jelas meresahkan keluarganya  dan rekan rekan kerjanya,   ini merugikan  semua pihak  terutama wartawan yang ikut resah dengan ancaman ujarnya.
Terkait dengan pengancaman itu, Valentin Sitompul  ketua DPC Serikat Pers Repulik  Indonesia kabupaten Bogor, saat dimintai tanggapannya  seusai sholat jumat di mesjid Parung  Kab Bogor  mengatakan,   itu pengancaman  melalui telepon sudah jelas  perbuatan  melanggar hukum,  dan  secepatnya saya  akan menemui Maruli Siahaan, untuk menanyakan   apa sebenarnya motifnya  terkait ancaman tersebut, ucap Valentin.
“ Kalau hal itu terjadi, apakah si pelaku  merupakan seorang pengusaha  atau   sipelaku merupakan pemilik proyek atau suruhan  orang  lain?  Maka hal  ini yang harus kita cermati dan pelakunya pasti tertangkap “ ujarnya.
Lanjut Valentin menjelaskan,  hal seperti ini memang sudah sering saya dengar  kepada wartawan  LSM diancam, mau diculik,  di bunuh dan mau  dibinasakan,   tapi alhamdulilah rekan rekan wartawan masih terus beraktivitas melakukan kontrol sosial  dan teman teman LSM juga masih terus berjalan maju terus tak gentar mengkritisi kezolian.
 Menurut  Robianto yang saya amati  pelaku yang melakukan pengamncaman itu  biasanya orang orang yang kurang berpendidikan,   jadi sebaiknya Pak Maruli Siahaan  se cepatnya melaporkan terhadapa pihak kepolisian  agar si pengancam  segera di tangkap ujarnya.
 Sementara itu, konfirmasi wartawan dengan  Maruli Siahaan yang merupakan ketua IPJI kota Bogor  mengatakan saya dihubungi lewat HP,  menurut suaranya sipenelepon seorang laki laki dengan no.hp 081368973854,   “kamu jangan  mengusik proyek proyek di Kabupaten Bogor  kalau ingin selamat,  kalau tidak  kamu saya culik  dan saya binasakan”,   ujur sipenelepon.
Lanjut Maruli, ketika saya tanya, apa  nama proyeknya dan dari Dinas mana? Jawab di Penelepon Gelap tersebut,   “kamu tidak perlu tahu, kamu akan saya habisi,” ucapnya.
Menurut Maruli  memang banyak proyek di kabupaten Bogor yang  amburadul dikerjakan   dan banyak pula proyek   yang tidak  layak  di cairkan  penagihan dananya,, namun karena si pengusaha kontraktor dengan pihak pejabat di Dinas PUPR Kab Bogor sudah terjalin Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), maka terjadilan kecurangan dalam pelaksanaan untuk mengerjaan proyek tersebut. Cilakanya bahwa pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) mengetahui hal itu, namun dibiarkan karena saling menguntungkan alias Symsbiosis Mutualisma, tapi jelas merugikan keuangan negara. Hl itu masuk keranah pidana yaitu merupakan tindak pidana korupsi, imbuhnya.

                          Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor, R. SOEBIANTORO W., ATD., MM
Sementara itu, beberapa proyek  di Dinas PUPR Kab Bogor, diantaranya  peroyek  pengairan yang pernah di bongkar dan dipasang ulang oleh  kepala UPT nya sendiri, mereka sekali tidak takut sama penegak hukum, dan  tidak peduli terhadap pemberitaan di Media massa, karena penegak hukum di Kab Bogor merasa sudah bisa dijinakkan dengan menyuntik vitamin, sehingga terkesan penegak hukum diKab Bogor jadi mandul dan tidak mau tahu tentang uang rakyat tersebut dikorupsi.
Kata Maruli, ketika wrtawan yang tergabung dalam IPJI mau konfirmasi kepada pejabat di Dinas PUPR Kab Bogor, mereka selalu menolak  dengan berbagai alasan. Sebab menurut  IPJI  kepala UPT pengairan   yang berinisial WW selalu menolak di konfirmasi. Maka  Dengan jelas Maruli membantah  bahwa terkait pengancaman tersebut, yang dihubungkan dengan dirinya  terkait proyek  pekerjaan UPT pengairan Parung , bahwa saya  t tidak ada menuduh siapa pun  atas ancaman kepada saya, namun biarlah nanti pihak kepolisian yang membuktikan, dari maana asal telepon gelap tersebut  ujar Maruli .(sumber  bogor investigasi birokras/red)