Terkait Pekerjaan Proyek Sudah Retak : Inspektorat Kab Bogor Harus Periksa Kadis PUPR dan Kontraktor Pelaksana

 

Terkait Pekerjaan Proyek Sudah Retak : Inspektorat Kab Bogor Harus Periksa Kadis PUPR dan Kontraktor Pelaksana

Terkait Pekerjaan Proyek Sudah Retak : Inspektorat Kab Bogor Harus Periksa Kadis PUPR dan Kontraktor Pelaksana

Cibinong, SI

Proyek fisik  peningatan jalan  dengan pengecoran  beton yang bersumber dari dana APBD Tahun 2021 , dikerjakan oleh  PT Nenci Citra Pratama (NCP) dengan nilai kontrak sebesar  Rp .5.577.800.000.00, hal itu   terlihat asal dikerjakan,  Kejadian tersebut berakitan dengan tidak adanya terlihat pihak  pengawas  dari pejabat Dinas PUPR Kab Bogor, dan UPT Cibinong dilokasi proyek waktu mengerjakannya

Hasil pekerjaan dari pelaksana kegiatan PT NCP menjadi perbincangan warga setempat dilokasi proyek tersebut di wilayah Cibinong Kabupaten Bogor.

Menurur Cecep warga disekitar proyek  (13 Juni 2021) menjelaskan, bahwa pekerjaan proyek tersebut jadi mengundang pertanyaan warga. Masalahnya  pelaksanaan   pengecoran jalan  sangat  aneh, sebab belum pernah dilewati kenderan sudah mengalami retak-retak proyek yang dikerjakn tersebut. Warga setempat mengatakan siapa nich pihak kontraktor yang melaksanakan pekerjaan betoninsasi jalan ini, sebab terlihat  terlihat semaunya saja dikerjakan, uca  warga bernama Cecep tersebut.

Lanjutnya, sebab waktu dulu mengerjakan proyek tersebut terlihat sama sekali tidak ada pihak pengawas baik itu dari Dinas PUPR maupun dari UPT Cibinong

Konfirmasi wartawan dilapamgan ketika saat dilakukan pengecoran, salah seorang perwakilan dari kotraktor PT NCI (14 Juni 2021) bernama Anton Banjarnahor, terkait dengan pengcoran, yaituditanyakan wartawan “ kenapa bahan coran semen curah langsung diturunkan dari kenderaan mobil molen tampa diperiksa dulu bahan cor semen curah tersebut, iaut berapa isinya, apakah sudah sesuai dengan speck jenis semen cornya? Maka jawaban pihak kontraktor tersebut dengan angkuh “saya tidak peduli, saya punya banyak  saudara, sambil meninggalkan lokasi tersebut, bahkan Anton juga ,  dengan  sikap Arogan berteriak dengan keras, dan mengatakan   saya mau ke Sopo Godang (SG) mau minum- minuman  (heppy), ucapnya

Hal yang sama juga  ditanyakan kepada salah seorang teknisi lapangan dari  pihak kontraktor itu mengatakan, kenapa bahan semen coran tersebut langsung diturnkan dari Kenderaan Molen, tidak diteliti dulu, jawab teknisi tersebut lebih baik tanyakan saja kepada pihak konsultan pengawas bernama Devi.

Kemudian Devi menjawab tentang kenapa bahan cor semen curah tersebut tidak dilakukan pengecekan terlebih dahulu, terkait volume dan jenis kwalitasnya ,  maka jawab Devi, bahwa semuanya itu sudah diatur. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh LSM Garda P3T beberapa waktu lalu

Oleh sebab itu menurut LSM Garda P3T Robinson, karena adanya dugaan KKN antara pelaksna kontraktor dengan pihak konsultan pengawas, dan Dinas PUPR, serta UPT Cibinong, sebaiknya pihak Inspektoran Kab Bogor turun tangan untk melakukan audit pemeriksaan terhadap para pejabat terkait, juga dengan pihak kontraktor pelaksana, ujarnya (jel/dip/red)